<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TAHITIAN NONI INDONESIA &#187; obat kanker nasopharing</title>
	<atom:link href="http://nonisuperjuice.com/noni/tag/obat-kanker-nasopharing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nonisuperjuice.com/noni</link>
	<description>TAHITIAN NONI JAKARTA BANDUNG MEDAN PEKANBARU LAMPUNG BANJARMASIN BONTANG YOGYAKARTA SURABAYA MAKASAR BALI SUMATERA JAWA KALIMANTAN SULAWESI PAPUA INDONESIA &#124; HOTLINE 081 660 3201 &#124; 081 882 4393 &#124; 082 116 520620 &#124; (022)70929899, Telah Melalui 14 Uji Klinis , 187 Patent International, terutama untuk kondisi Kanker Tumor Diabetes Jantung Stroke Darah Tinggi Kolestrol Maag Alergi Asma TBC Sinusitis  Tyroid Candidiasis Seks Vitalitas Oesteoarthritis Oesteoporosis Psoriasis Liver Hepatitis Ginjal Autis Lupus Dermatomyositis Kista Myom Asam Urat Vertigo Migrain Leukemia Getah Bening Parkinson Stress Hiv Narkoba</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 01:57:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kanker Nasopharing</title>
		<link>http://nonisuperjuice.com/noni/kanker-nasopharing/</link>
		<comments>http://nonisuperjuice.com/noni/kanker-nasopharing/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 May 2010 18:06:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afi</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL PENYAKIT]]></category>
		<category><![CDATA[obat kanker nasopharing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nonisuperjuice.com/noni/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[
Kanker nasopharing terletak diantara belakang hidung dan esofagus.   Kanker ini merupakan tumor ganas daerah kepala dan leher yang terbanyak   ditemukan di Indonesia. Hampir 60% tumor ganas kepala dan leher   merupakan kanker nasopharing, kemudian diikuti oleh tumor ganas hidung dan sinus paranasal   (18%), laring (16%), dan tumor ganas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nonisuperjuice.com/noni/wp-content/uploads/2010/05/kanker-nasopharing.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-709" title="kanker nasopharing" src="http://nonisuperjuice.com/noni/wp-content/uploads/2010/05/kanker-nasopharing.jpg" alt="" width="224" height="225" /></a></p>
<p><strong>K</strong><strong>anker</strong> <strong>nasopharing</strong> terletak diantara belakang <a href="http://nonioriginal.com/tag/hidung">hidung</a> dan esofagus.   Kanker ini merupakan tumor ganas daerah kepala dan leher yang terbanyak   ditemukan di Indonesia. Hampir 60% tumor ganas kepala dan leher   merupakan kanker nasopharing, kemudian diikuti oleh tumor ganas <a href="http://nonioriginal.com/tag/hidung">hidung</a> dan sinus paranasal   (18%), laring (16%), dan tumor ganas rongga mulut, tonsil, hipofaring   dalam prosentase rendah.<br />
Pada banyak  kasus, nasopharing carsinoma banyak  terdapat di negara ras mongoloid,  khususnya Cina Selatan. Namun tidak  menutup kemungkinan terdapat di  negara lain, seperti di Yunani, Afrika  bagian Utara seperti Aljazair  dan Tunisia, orang Eskimo. Di Indonesia,  kanker ini lebih banyak  menyerang keturunan tionghoa dibanding suku  lainnya. Kanker ini lebih  banyak dijumpai pada pria daripada wanita.<br />
<strong> </strong></p>
<p><strong>Tanda dan Gejala</strong><br />
Gejala <strong>kanker   nasopharing</strong> dapat dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu:</p>
<ul>
<li>Gejala   nasopharing sendiri, berupa Mimisan ringan (keluar darah lewat <a href="http://nonioriginal.com/tag/hidung">hidung</a>) atau sumbatan   hidung. Ini terjadi jika kanker masih dini.</li>
<li>Gejala <a href="http://nonioriginal.com/tag/teling">teling</a>a, merupakan gejala   dini yang timbul karena tempat asal tumor dekat muara tuba Eustachius   (saluran penghubung hidung-<a href="http://nonioriginal.com/tag/teling">teling</a>a).   Gejalanya berupa <a href="http://nonioriginal.com/tag/teling">teling</a>a   berdenging atau berdengung, rasa tidak nyaman di telinga, sampai  nyeri.</li>
<li>Gejala mata   dan saraf, dapat terjadi sebagai gejala lanjut karena nasopharing   berhubungan dekat dengan rongga tengkorak tempat lewatnya saraf otak.   Gejala dapat berupa nyeri kepala, nyeri di bagian leher dan wajah   (neuralgia trigeminal), pandangan kabur, penglihatan dua (diplopia).</li>
<li>Gejala   metastasis/menyebar atau gejala di leher. Berupa bengkak di leher karena   pembengkakan kelenjar getah bening</li>
</ul>
<p><strong>Penyebab</strong><br />
Pada umumnya   kanker disebabkan karena adanya pertumbuhan sel kanker yang tidak   terkontrol. Kanker dapat juga timbul karena adanya faktor keturunan   (genetik), lingkungan, dan juga virus. Kanker nasopharing disebabkan   karena adanya perkembangan sel kanker yang tidak terkontrol di bagian   nasopharing. Namun pada banyak kasus, nasopharing carsinoma disebabkan   karena adanya faktor keturunan (genetik).</p>
<p><strong>Adapun faktor   resiko penyebab adanya kanker nasopharing, antara lain:</strong><br />
<strong>1. Makan makanan asin</strong><br />
Pada banyak   kasus di Cina, nasopharing carsinoma disebabkan dari makan ikan asin.   Juga dari bumbu masak tertentu dan makan makanan terlalu panas.<br />
<strong>2. Virus</strong><br />
Beberapa virus   menimbulkan tanda dan gejala seperti demam. Beberapa virus memiliki   kemungkinan akan timbulnya kanker nasopharing. EBV-Virus biasanya yang   menyebabkan kanker.<br />
<strong>3. Keturunan</strong><br />
Dalam keluarga   dengan riwayat terkena kanker -terutama kanker nasophariing- besar   kemungkinan untuk terkena kanker nasopharing daripada yang tidak   memiliki riwayat keluarga terkena kanker.<br />
Ada lagi  faktor  yang memperbesar timbulnya kanker, seperti merokok dan  mengkonsumsi  alkohol. Kedua hal ini memungkinkan resiko terkena kanker.<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Diagnosis</strong><br />
Seperti pada   umumnya, dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan tentang tanda dan   gejala yang dialami. Setelah itu dokter akan mulai menekan bagian   lehermu dimana terdapat kelenjar getah bening yang membengkak. Beberapa   tanda dan gejala dari kanker ini memang tidak terlalu spesifik.   Pemeriksaan ini mungkin akan berlangsung selama beberapa bulan.<br />
Jika dicurigai   terjadinya kanker, dokter akan mulai menggunakan endoskop untuk melihat   nasopharing yang abnormal tersebut. Dalam penggunaannya diperlukan   anestesi lokal. Setelah itu, diambil biopsy (sampel) yang kemudian diuji   apakah merupakan kanker.</p>
<p>Kemudian  <strong>dokter  akan menentukan stadium kanker</strong> itu dengan cara:</p>
<ul>
<li> MRI  (membantu  melihat kanker yang menyebar di sekitar kepala)</li>
<li>CT scan   (melihat kanker yang tersebar pada tulang)</li>
<li>Pengambilan   biopsy: ini digunakan untuk melihat kanker yang berada di kelenjar getah   bening.</li>
<li>Sinar   X(melihat kanker yang menyebar di bagian paru-paru)</li>
</ul>
<p><strong>Adapun   tingkatan dari kanker ini adalah:</strong></p>
<ol>
<li>Stadium  0:  Sel-sel kanker masih berada dalam batas nasopharing, biasa disebut   dengan nasopharynx in situ</li>
<li>Stadium 1:   Sel kanker menyebar di bagian nasopharing</li>
<li>Stadium 2:   Sel kanker sudah menyebar pada lebih dari nasopharing ke rongga hidung.   Atau dapat pula sudah menyebar di kelenjar getah bening pada salah satu   sisi leher.</li>
<li>Stadium 3:   Kanker ini sudah menyerang pada kelenjar getah bening di semua sisi   leher</li>
<li>Stadium 4:   kanker ini sudah menyebar di saraf dan tulang sekitar wajah.</li>
</ol>
<p>Dari   tingkatan-tingkatan inilah dokter dapat menentukan jenis pengobatan yang   tepat bagi penderita.<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Pengobatan</strong><br />
<strong>Beberapa macam   pengobatan untuk penderita nasopharing carsinoma, antara lain:</strong><br />
<strong>1. Terapi Radiasi</strong><br />
Terapi ini  dapat  merusak dengan cepat sel-sel kanker yang tumbuh. Terapi ini  dilakukan  selama 5-7 minggu. Terapi ini digunakan untuk kanker pada  tingkatan  awal.<br />
Efek samping   dari terapi ini adalah: mulut terasa kering, kehilangan pendengaran dan   terapi ini memperbesar resiko timbulnya kanker pada lidah dan kanker   tulang.<br />
<strong>2.Kemoterapi</strong><br />
Merupakan  terapi  dengan menggunakan bantuan obat-obatan. Terapi ini bekerja dengan  cara  mereduksi sel-sel kanker yang ada, namun adakalanya sel-sel yang  sehat  (tidak terkena kanker) juga tereduksi.<br />
Efek samping   dari terapi ini adalah: rambut rontok, mual, lemas(seperti kehilangan   tenaga). Efek samping yang timbul tergantung pada jenis obat yang   diberikan.<br />
<strong>3.Pembedahan</strong><br />
Tujuan dari   pembedahan ini adalah untuk mengambil kelenjar getah bening yang telah   terkena kanker. (Fernando Gazali)<br />
Daftar Pustaka</p>
<ol>
<li>Soepardi,   Efiaty Arsyad dkk. Buku Ajar Ilmu Kedokteran Telinga Hidung Tenggorok   Kepala &amp; Leher. Edisi keenam. Jakarta: 2007, FKUI.</li>
<li>www.emedicine.com/radio/topic551.htm</li>
<li>www.mayoclinic.com/health/nasopharyngeal-carcinoma</li>
<li>www.utmb.edu/otoref/Grnds/Nasophar-CA-980121/Nasophar-CA-980121.htm</li>
</ol>
<p><strong>Anjuran penggunaan TahitianNoni Bioactive Beverages untuk Kanker Nasopharing sama dengan anjuran untuk Kanker pada umumnya.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nonisuperjuice.com/noni/kanker-nasopharing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>170</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

